2012-11-08 12:32:20 By Tukang Keboen @ PHP

Untuk mendapatkan waktu dari web server dengan menggunakan PHP bisa dilakukan dengan script date('Y-m-d H:i:s'), tetapi bagaimana jika waktu yang dihasilkan tidak sesuai dengan zona waktu pada daerah website anda memberikan layanan ? misalkan daerah anda saat ini adalah jam 7 dan waktu yang berikan dari web server anda menunjukkan jam 6 ? ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menyesuaikan zona waktu website kita, misalkan dengan setting langsung time zone ke file php.ini tetapi apabila anda tidak mempunyai akses ke file php.ini maka penyesuaian zona waktu pada website dapat menggunakan PHP, Berikut ini script PHP yang dapat digunakan untuk menyesuaikan zona waktu pada website

date_default_timezone_set('timezone');

Daftar nilai time zone yang tersedia dapat dicek melalui link berikut :

http://www.php.net/manual/en/timezones.php

misalkan saya ingin menyesuaikan zona waktu pada website saya dengan zona waktu di Indonesia, maka sertakan script berikut pada file PHP anda

date_default_timezone_set('Asia/Jakarta');

script ini hanya bisa bekerja pada PHP versi 5 keatas.


2012-11-03 10:06:36 By Tukang Keboen @ CSS

Perkenalan Dasar Tentang CSS

Cascading Style Sheets adalah kepanjangan dari CSS, yang diperkenalkan sekitar pertengahan tahun 1990 dengan tujuan memberikan kemudahan bagi pengembang website dalam memisahkan antara kontent website dan pengaturan tampilan website. Penggunaan CSS sangat memudahkan pengerjaan pengembangan halaman website, dimana setiap file .CSS yang dibuat dapat digunakan secara global dan membuat perubahan pada tampilan website menjadi lebih cepat dan praktis.

Bentuk sederhana dari CSS adalah seperti contoh dibawah ini :

#contentHeading {
   font-size : 16px;
   color : #363636;
   text-decoration : underline;
   font-weight : bold;
}

atau

.contentHeading {
   font-size : 16px;
   color : #363636;
   text-decoration : underline;
   font-weight : bold;
}

# adalah penggunaan pada elemen ID

. adalah penggunaan pada elemen Class

 

Versi CSS yang sangat umum dipakai adalah CSS 2.1, tetapi saat ini telah muncul versi CSS3 yang memperkenalkan fitur yang lebih luas dan lengkap.  Contohnya seperti menambahkan fitur "Shadow", "Rounded Border", "Animasi" dsb.. yang biasanya mesti memakai javascript / Jquery untuk menghasilkan efek seperti itu.

Tidak semua browser mendukung CSS3 pada saat ini, contohnya seperti Internet Explorer yang membuat saya sendiri merasa cukup pusing dengan cara penerjemahannya terhadap CSS, yang kadang-kadang membuat waktu pengembangan menjadi lebih panjang dan lebih mahal, tetapi itu hanyalah masalah waktu bagi produsen browser untuk mengadopsi CSS sebagai standar dalam pengembangan browser baru karena diyakini teknologi CSS akan terus berkembang dan menjadi lebih baik, sesuatu yang lebih baik itu tentunya akan diadopsi bukan ? ketika itu terjadi maka bukan hanya para pengembang website yang merasakan keuntungan tetapi juga para konsumennya.


2012-10-29 19:29:34 By Tukang Keboen @ HTML

Apa itu HTML5 ?

HTML5 adalah bahasa inti dari World Wide Web, setiap halaman website yang kita browsing lewat internet ditampilkan lewat bahasa HTML dan seiring waktu bahasa HTML mengalami perkembangan yang sampai saat ini telah memiliki versi terbaru yaitu HTML versi 5 atau yang biasa disebut dengan HTML5.

Didalam blog ini akan dibahas mengenai perbedaan mendasar antara HTML versi sebelumnya dengan HTML5 ini dan pengaruhnya terhadap pengguna internet maupun para developer website.

Versi terbaru dari HTML

Mengapa HTML5 ?
Saat ini kita tidak hanya bisa browsing konten website melalui PC (Personal Computer) banyak diantara kita yang beralih mengakses konten website melalui mobile device seperti smart phone, internet browser berkembang dari waktu ke waktu agar bisa mendukung setiap aplikasi dan perangkat yang berkembang dipasaran, namum perlu adanya suatu standarlisasi agar browser masa kini tetap bisa kompetible dengan aplikasi-aplikasi yang berkembang pesat.

Pernahkah anda mengalami kondisi dimana website yang memiliki konten video tidak dapat diakses atau diputar saat menggunakan browser lewat smartphone ? dan pesan yang anda terima adalah bahwa browser anda tidak memiliki aplikasi Flash dan harus menginstall aplikasinya terlebih dahulu ?

Kondisi tersebut terjadi karena syarat untuk memutar konten video lewat browser adalah anda harus menginstall aplikasi pendukung, mayoritas browser versi terbaru telah secara otomatis menginstall aplikasi ini pada browser anda tetapi tetap saja ada browser tertentu yang tidak secara otomatis menyertakan aplikasi tersebut.

HTML5 & FLASH

Salah satu keunggulan HTML5 adalah menjadikan video tag & audio tag sebagai bagian dari spesifikasi dasar HTML, sehingga file video dapat ditayangkan tanpa harus memasang aplikasi tambahan yang umumnya kita pakai adalah FLASH dari Macromedia.

Bedanya adalah HTML adalah open source dimana semua orang dapat memakainya dan memilikinya dan FLASH adalah milik Adobe Marcormedia, HTML5 banyak mengembangkan fitur-fitur yang tadinya hanya bisa dilakukan aplikasi FLASH, beriktu ini beberapa daftar tentang perbedaan HTML5 dengan FLASH dan  pengaruh HTML5 terhadap perkembangan website kedepannya.

  1. Pengembangan / developer tidak perlu selalu mendownload versi terbaru dari HTML hanya perlu mengikuti apa saja Tag html baru yang diliris, dimana sangat berbeda dengan cara kerja FLASH yang harus mengikuti versi terbaru dan mendownload versi terbarunya agar konten tertentu dapat bekarja dengan baik..
  2. Tidak perlu biaya apapun untuk menggunakan HTML5.
  3. FLASH masih memiliki masalah serius tentang keamanan.
  4. Karena HTML bersifat open source, maka pengembangannya akan terus bertambah karena banyak developer terhebat dunia terus ikut memberikan kontribusinya dan tanpa kita harus membayar mereka.
  5. Bagi browser lama yang tidak mengerti HTML5 akan secara otomatis mengabaikan tag-tag HTML5 dan tetap menyediakan halaman website dengan  tidak menganggu/merusak penampilannya.
  6. Kedepannya proses Embedding video kedalam website akan menjadi lebih gampang dan terstandarlisasi dengan HTML5, file video atau audio akan lebih gampang dipasang pada website dan dapat dinikmati pada platfom manapun seperti mobile devide dsb..

Walaupun saat ini tidak semua browser mendukung tag HTML5, tetapi itu hanyalah masalah waktu apalagi hampir semua browser mobile sudah mendukung HTML5, karena dianggap dapat bekerja dengan baik dihapir semua jenis devices dan OS.


2012-09-27 00:09:32 By Tukang Keboen @ CSS

Text Shadow

CSS level 3 memiliki properti baru yang disebut text-shadow dengan tujuan memberikan efek bayangan pada setiap text, berikut ini adalah contoh sederhana dari cara penggunaan text-shadow :

h3 {text-shadow: 0.1em 0.1em #333}

Yang artinya menambahkan bayangan berwarna abu-abu (#333) pada posisi sedikit ke kanan (0.1em) dan sedikit ke bawah (0.1em) relatif terhadap text. Hasilnya akan tampak seperti contoh dibawah ini :

Text Shadow

Multiple shadows

h3 {text-shadow: 0.2em 0.5em 0.1em #600, 
-0.3em 0.1em 0.1em #060,
 0.4em -0.3em 0.1em #006}

Text Shadow

Neon glow

h3 {text-shadow: 0 0 0.2em #87F, 0 0 0.2em #87F,
        0 0 0.2em #87F}

Text Shadow

 

Note : Tidak semua browser mendukung efek text-shadow, silahkan ditest sendiri pada masing-masing browser yang dipakai :)


Topik Terbaru
Kategori